MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI YANG DAMAI DAN ADIL

INDRAMAYU, BN – Sambutan bupati Indramayu yang dibacakan Camat Sukra Drs.H.Achmad Mansyur,M.Si pada upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 dihalaman Kantor Kecamatan Sukra. Hadir dalam kegiatan itu dari Polsek Patrol,Koramil 1614 Anjatan,para kepala UPTD,Kepala Sekolah/guru,Kuwu se-Kecamatan Sukra,Siswa/siswi SMK,SMA,MTS,SD,Banser ,Sabtu ( 17/8/2019) pukul 08.30 WIB. Dengan kondisi yang sedang berlangsung saat ini memerlukan pencerahan,pemikiran tentang apa yang dialami yaitu masalah nasionalisme,khususnya semangat dalam pembangunan Indonesia baik dalam kontek nasional maupun globalisasi. Pembangunan dalam kontek nasional yang sedang dan akan terus dilakukan serta berkelanjutan untuk kehidupan Indonesia harus diarahkan pada terciptanya masyarakat yang Madani yaitu masyarakat yang mengenal hak dan kewajiban untuk bersama-sama bertanggung jawab terhadap kesejahteraan lingkungan masyarakat sendiri. Pada sekala kehidupan nasional seluruh rakyat Indonesia membangun suatu masyarakat Madani yang damai dan adil sebagai nilai kehidupan,sehingga keunggulan partisipatoris dengan harapan manusia-manusia unggul yang dimiliki adalah manusia yang senantiasa dalam kondisi siap berperan aktif dalam persaingan sehat untuk mencari yang terbaik. Sedangkan keunggulan partisipatoris dengan sendirinya berkewajiban untuk menggali dan mengembangkan seluruh potensi individual yang akan digunakan untuk membangun daya saing bangsa sehingga mampu memenangkan persaingan . Oleh karena itu kwalitas pendidikan harus ditingkatkan pada semua jenjang dan jenis. Sektor pendidikan tetap mendapat prioritas yang utama,tanpa pendidikan kualitas SDM akan semakin terpuruk yang pada gilirannya akan membuat bangsa kita semakin tertinggal diarena percaturan kehidupan global. Selain masalah pendidikan yang tidak kalah pentingnya adalah masalah kemiskinan dan kesehatan,rendahnya penghasilan dalam rumah tangga bagi masyarakat miskin menyebabkan semakin sulitnya untuk mendapatkan pasilitas pendidikan dan kesehatan pada tingkat minimum sekalipun. Dampak-dampak dari kemiskinan antara lain, 1.Rendahnya kwalitas SDM. 2. Rendahnya tingkat sosial budaya masyarakat. 3. Rendahnya partisipasi masyarakat terhadap pembangunan. Pemerintah Kabupaten Indramayu pengobatan gratis kepada masyarakat yang tidak mampu dipuskesmas-puskesmas serta rujukan kerumah sakit untuk mendapatkan pelayanan yang lebih intensif,terutama pelayanan penyakit menular atau wabah. Pemerintah Juga memberikan bedah rumah

disetiap desa terpencil setiap tahunnya, semua itu adalah perwujudan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Indramayu Mulih Harja menuju masyarakat Indramayu yang religius,maju,mandiri dan sejahtera (Runata).

Tinggalkan komentar