TAHAPAN PENETAPAN DAN PENGUNDIAN NOMOR URUT CALON KUWU DESA ERETAN WETAN.

INDRAMAYU, JABAR , BN – Panitia Pemilihan Kuwu ( PANPILWU ) Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Tahun 2021 memasuki tahapan penetapan dan pengundian nomor urut calon Kuwu Desa Eretan Wetan.

Tahapan Penetapan dan Pengundian nomor urut Calon Kuwu Deda Eretan Wetan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 23 April 2021 pukul 13.00 s/d 14.30 WIB bertempat di Balai Desa Eretan Wetan. Dalam kegiatan Tahapan penetapan dan pengundian calon Kuwu Desa Eretan Wetan dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kandanghaur, BPD dan Calon Kuwu. Hasil pengundian nomor urut Calon Kuwu Desa Eretan Wetan Tahun 2021 antara lain : Nomor urut 1. TARWIN KHARSOM, 53 Tahun, Alamat : Blok Pangpang I RT. 04 RW. 01 Desa Eretan Wetan. Nomor urut 2. CARIDI, 52 Tahun, Alamat : Blok Prempu II RT. 01 RW. 05 Desa Eretan Wetan. Nomor urut 3. SUPRIYANTO, 34 Tahun, Alamat : Blok Pangpang I RT. 06 RW. 01 Desa Eretan Wetan. Nomor urut 4. H. EDI SUHEDI, 57 Tahun, Alamat : Blok Pangpang I RT. 03 RW. 02, Desa Eretan Wetan. Nomor Urut 5. H. DRAJAT , 52 Tahun , Alamat : Blok Prempu II RT. 02 RW. 05 , Desa Eretan Wetan.

Dalam pelaksanaan Tahapan Penetapan dan pengundian nomor urut calon Kuwu Desa Eretan Wetan, panitia tetap mengikuti protokol kesehatan ( prokes ) pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selama pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan aman, damai dan kondusif.

Harapan saya kepada kelima calon Kuwu Desa Eretan Wetan, siapapun yang terpilih nanti saya berharap semoga menjadi pemimpin yang bisa mengemban amanah rakyatnya, ajaklah calon Kuwu yang tidak terpilih untuk bersatu,bersama-sama untuk membangun Desa Eretan Wetan, tutur salah seorang warga Desa Eretan Wetan yang tidak mau disebut namanya kepada awak media BN. ( Runata)

SEBANYAK 2.000 RUMAH WARGA DESA ERETAN WETAN KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT TERENDAM BANJIR.

INDRAMAYU,JABAR,BN- sebanyak 2.000 rumah warga Desa Eretan Wetan, Kec.Kandanghaur,Kabupaten Indramayu,Jabar terendam banjir setinggi satu meter, Bhabinkamtibmas Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Brigadir Fredy Wibowo menyampaikan kepada awak media Bidik Nasional Selasa (09/02) pukul 13.30 WIB dilokasi banjir.

Air mulai menggenangi pemukiman warga masyarakat Desa Eretan Wetan sejak Senin pukul 08.00 WIB sampai hari ini Selasa (09/02) dengan ketinggian air satu meter,kami ( Fredy) bersama muspika Kecamatan Kandanghaur,Polairud, pemerintah Desa, tokoh masyarakat dan pemuda bekerja sama mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak banjir. Selanjutnya warga diungsikan dikantor Kuwu Desa Eretan Wetan,masjid bahkan ada yang memilih untuk tinggal sementara dirumah sanak family/saudara mereka yang rumahnya tidak terendam oleh ban dan lokasinyapun tidak jauh dari lokasi banjir tutur Fredy kepada awak media Bidik Nasional ( BN ).

Selanjutnya Fredy menghimbau kepada warga masyarakat Desa Eretan Wetan khususnya dan seluruh Warga Masyarakat Indramayu pada umumnya untuk tetap Waspada dan jaga kesehatan, kami ( Fredy) selalu Bhabinkamtibmas Polsek Kandanghaur Polres Indramayu menyampaikan ucapan dan rasa berterima kasih banyak kepada semua jajaran baik kepada Polairud,Muspika Kecamatan Kandanghaur,pemerintah Desa dan tokoh masyarakat yang telah membantu dan bergotong royong mengevakuasi warga masyarakat Desa Eretan Wetan tutur Fredy.

Sementara ditempat terpisah yaitu dikantor Kuwu Desa Eretan Wetan datang ibu Lia dan ibu Vivi juga menyampaikan kepada Media BN, kami berdua hanya bisa memberikan bantuan berupa indomie dan pakaian selanjutnya semoga bermanfaat tutur ibu Vivi kepada awak media BN. (Runata,Sarkum,Sujatma).

AIR LAUT PASANG,RATUSAN RUMAH TERENDAM BANJIR.

INDRAMAYU,JABAR,BN – Ratusan rumah warga di Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon,Kecamatan Kandanghaur,Kabupaten Indramayu,Jabar, terendam banjir setinggi 50 Cm akibat meluapnya air laut.

Banjir sempat membuat aktivitas warga lumpuh dalam beberapa jam,fenomena banjir rob ini sering terjadi di Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon karena kedua desa itu berdekatan dengan laut.

Warka ( 53 ) salah seorang warga Desa Eretan Wetan menyampaikan kepada media Bidiknasional.Com,banjir rob air laut merendami rumah warga sehabis shalat Subuh sekira jam 05.00 – 10.00 Wib. Banyak warga sibuk untuk menyelamatkan barang-barang diantaranya, pakaian,barang elektronik, beras jangan sampai terendam air akibat banjir. Banjir rob pada bulan November 2020 Alhamdulilah tidak ada korban jiwa hanya saja aktivitas warga khususnya warga yang berjualan ikan didepan Tempat Pelelangan Ikan ( TPI) untuk sementara waktu tutup karena jalan yang menuju tempat mereka berjualan ikan tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor roda dua.

Hal yang sama juga disampaikan ibu Karmi (60) salah seorang warga Desa Eretan Kulon yang mempunyai aktivitas sehari-harinya berjualan ikan didepan TPI untuk sementara waktu tutup dan bisa berjualan ikan menunggu sampai jam 10.00 siang kami baru bisa berjualan ikan kembali, tutur Karmi kepada bidiknasional.Com (Runata,Sarkum,Sujatma).

KUWU DESA RAJAIYANG MENGAPRESIASI PROGAM BHAKTI SILIWANGI MANUNGGAL SATATA SARIKSA (BSMSS) KODIM 0616 / INDRAMAYU TAHUN 2020.

INDRAMAYU, JABAR – BN , Sejalan dengan perkembangan dan perubahan pola fikir masyarakat sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman, kebutuhan akan kesejahteraan hidup masyarakat semakin tinggi terutama kebutuhan akan sarana dan prasarana fisik lingkungan.

Melihat persoalan tersebut dan TNI adalah sebagai bagian dari masyarakat mempunyai program untuk menguatkan kembali rasa kebersamaan dan gotong royong masyarakat.

Saya sangat mengapresiasi sekali program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS ) TNI AD khususnya Kodim 0616 / Indramayu Tahun 2020, tutur Carti Kuwu Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu kepada Bidik Nasional. Com, Minggu (30/08/2020).

Lebih lanjut Carti menyampaikan, sasaran kegiatan BSMSS yang dilaksanakan dari tanggal 27 Agustus sampai dengan tanggal 9 September 2020 , antara lain meliputi sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik diantaranya, pemasangan penerangan jalan umum ( PJU ), pembangunan jembatan, pengaspalan jalan, pembangunan pos kamling, pembangunan fasilitas kebersihan, pembangunan drainase, pembuatan bor fleksibel dan Rumah Tidak Layak Huni ( RUTILAHU ). Sedangkan sarana untuk non fisik yaitu meliputi, pelatihan dan penyuluhan kampung KB, pembuatan E-KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, penyuluhan keagamaan, penyuluhan dan pembinaan 10 program PKK.

Saya atas nama masyarakat dan pemerintah Desa Rajaiyang menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLT.Bupati Indramayu Taufik Hidayat, Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Indramayu Douglas Pamino Nainggolan, Kasdim 0616 / Indramayu Mayor Inf. Rukhiyat , Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardani dan semua Instansi terkait juga semua masyarakat Desa Rajaiyang. Semoga program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa ( BSMSS ) Tahun 2020 di Desa Rajaiyang berjalan lancar dan tidak halangan sesuatu apapun, tutur Carti Kuwu Desa Rajaiyang kepada Bidiknasional.Com ( Runata ).

SALURAN IRIGASI TERSUMBAT SAMPAH DAN DANGKAL.

INDRAMAYU JABAR, BN – Saluran Irigasi diwilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu,lantaran banyaknya tumpukan sampah yang terbawa air irigasi menyebabkan tersumbatnya air dipintu irigasi. Akibatnya sejumlah lahan petani tak teraliri air ( Kering) dan bisa berakibat gagal tanam pada musim gadu MT 2020.

Kalangan petani di wilayah Kecamatan Sukra berharap kepada pemerintah Kabupaten Indramayu, Dinas PUPR Dinas Pertanian dan dinas terkait segera menormalisasi saluran Irigasi dari pintu air Gadel sampai pintu air di desa Tegaltaman sebelah Utara jalan raya pantura. Banyaknya Sampah itu juga menyebabkan saluran irigasi menjadi dangkal dan sempit, sehingga debit air yang dialirkan dari pintu air Desa Bogis tidak maksimal. Ini yang membuat petani diwilayah Kecamatan Sukra merasa kehilangan air irigasi karena air itu tidak sampai kesawah-sawah, ujar Dartim (51) dijumpai Bidik Nasional.Com Senin ( 13/08/2020) pagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, mengajak kepada masyarakat untuk saling menjaga dan tidak membuang sampah sembarangan juga jagalah lingkungan agar tetap bersih. Semua ini dilakukan untuk kepentingan bersama termasuk petani yang ada diwilayah Kecamatan Sukra.

Salah seorang petugas TPOP yang enggan menyebutkan namanya saat dihubungi Bidik Nasional.Com. membenarkan banyaknya sampah yang terbawa air irigasi sehingga pintu airpun sering tersumbat. Perihal dangkalnya irigasi ia juga berharap kepada pemerintah dan instansi terkait agar secepatnya untuk menormalisasi irigasi. (Runata)

250 KEPALA KELUARGA ( KK ) DIDESA SUKRA WETAN TERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI ( BLT ) DARI DANA DESA TAHAP KEDUA.

Indramayu JABAR, BN – Pemerintah Desa Sukra Wetan, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu melakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai ( BLT) tahap kedua yang bersumber dari Dana Desa bertempat di Aula Kantor Desa Sukra Wetan Selasa ( 28/07/2020).

Sebanyak 250 KK di Desa Sukra wetan terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap kedua sebesar Rp.600.000, sementara itu Yanto salah satu staf Desa Sukra Wetan menyampaikan kepada Wartawan BN pak Kuwu tidak bisa hadir sedang mengikuti rapat di Bandung terkait program percepatan daya guna air,turut hadir pada pelaksanaan pembagian BLT DD yaitu BHABINKAMTIBMAS dari Polsek Patrol Bripka Diki Hendrian. Pemdes Sukra Wetan dalam pembagian BLT DD tahap II tetap dengan menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing antar penerima saat menunggu giliran dipanggil dengan menyerahkan surat undangan,photo copy KTP dan KK . Daslani (70 th) salah seorang warga Dusun Kedungdawa RT.01 RW. 04 Desa Sukra Wetan menyampaikan rasa bersyukur dan terima kasih kepada pemdes Sukra Wetan, saya sangat bersyukur sekali dan mengucapkan terima kasih banyak kepada pemdes Sukra Wetan yang sudah memperhatikan warganya. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dana BLT DD ini yaitu sebesar Rp.600.000 sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi dikondisi pandemi Covid – 19 saat ini. (Runata, Sarkum, Sujatma).

LAUNCHING SANGGAR SENI GARDA SILIWANGI INDRAMAYU MENDIDIK GENERASI MUDA BERBAKAT

Indramayu ,BN – Ketua DPC Garda Siliwangi Indramayu Sarkum melaunching Sanggar Seni Garda Siliwangi,Minggu ( 19/1/2020) di Gedung Ria Busana Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Launching ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng dan disaksikan jajaran pengurus DPC Garda Siliwangi Indramayu dan Majalengka juga Generasi Muda. Launching Sanggar Seni berlangsung meriah,ketua sanggar seni Garda Siliwangi Sarkum menyampaikan dalam sambutanya dan berharap keberadaan Sanggar Seni Garda Siliwangi dapat menjaga keberlangsungan budaya khususnya yang ada di Jawa Barat. Kita boleh berlomba untuk maju,kita juga boleh mengikuti perkembangan zaman tetapi kaki kita harus tetap berpijak diatas bumi yang didalamnya ada nilai-nilai kearifan lokal. Menjadi modern tidak harus meninggalkan jati diri,yang hebat itu adalah yang berfikir maju tanpa harus meninggalkan jati dirinya. Melalui sanggar seni ini segala bentuk kearifan lokal senantiasa harus terjaga. Sanggar Seni Garda Siliwangi sedapat mungkin dijadikan ajang regenerasi yang memberikan kesempatan kepada anak-anak,pemuda-pemudi untuk menunjukan bakat seninya. Banyak orang punya bakat tetapi tidak tersalurkan dan sebaliknya dengan melalui wadah yaitu Sanggar Seni Garda Siliwangi anak-anak,generasi muda yang punya bakat akan dididik dan dilatih. Untuk itu sanggar Seni Garda Siliwangi siap mendidik untuk menjadi diantaranya , Modern Dance, Tradisional Dance, Bollywood Dance, Bally Dance,Lady styl, Coper Dance, Exting Modeling, Vocal. Lebih lanjut Sarkum menyampaikan kata penutup yaitu ucapan terima kasih kepada keteua penyelenggara Got Talent yaitu ibu Rena Rahmalina (Bunda Gotik) dan bapak Ramlan Ginting selaku Manajer Ria Busana Kadipaten atas kerjasamanya sehingga terlaksana dengan baik dan meriah. Bunda Gotik menyampaikan para juara hasil kompetisi Got Talent yang dilaksanakan pada acara launching Sanggar Seni Garda Siliwangi antara lain, Kategori Model (A) juara 1, Bella asal Kabupaten Kuningan dan juara 2, Merlina dari Kabupaten Majalengka, Model ( B) juara 1,Kaysa Kuningan ,juara 2,Azka Kuningan. Untuk kategori Cover Dance, juara 1, Mamabitch dari Majalengka, juara 2, IMP dari Ligung dan kategori Modern Dance juara 1, Lady Boy Indramayu, juara 2, Cyber King dar Majalengka. Para pemenang mendapatkan piala,piagam dan voucher berbelanja di Ria Busana Kadipaten,pungkasnya. (Runata).

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PELATIHAN KELOMPOK NELAYAN TAHUN 2019 MENUJU DESA UJUNGGEBANG MAJU SEJAHTERA

INDRAMAYU, BN – Salah satu faktor terpenting dalam membantu aktivitas nelayan dalam menjual ikan hasil tangkapannya adalah adanya Tempat Pelelangan Ikan (TPI). TPI merupakan suatu tempat didalam pelabuhan,dermaga atau pangkalan pendaratan ikan dan ditempat tersebut terjadi transaksi jual beli ikan laut hasil tangkapan nelayan dan juga membantu para nelayan untuk mendapatkan harga jual yang layak. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra,Kabupaten Indramayu,Jabar dalam beberapa tahun kebelakang telah mati suri/tidak ada aktivitas jual beli ikan sehingga nasib para nelayan harus menerima dan hasil tangkapan ikanya dijual kepada para tengkulak/bakul dengan harga murah. Rasa perihatin dan tersentuh dari hati yang paling dalam melihat nasib para nelayan apabila dibiarkan maka kehidupan dan kesejahteraan para nelayan akan mengalami kehancuran . Dengan melalui pendekatan dan bantuan dana kepada para nelayan dan hasilnya TPI Desa Ujunggebang sudah beroperasi/beraktivitas kembali kurang lebih enam bulan berjalan lancar. Tutur H.Kusnato,SE Kuwu Desa Ujunggebang. Lebih lanjut terkait tentang Sumber dana H.Kusnato, SE, menyampaikan kepada wartawan BN, hal sumber dana semuanya bersumber murni dari APBDES dan untuk tahun 2019 sekarang ini Pemdes mengadakan pelatihan kelompok nelayan dan memberikan bantuan cool box sebanyak 40 buah cool box yang akan diberikan kepada para nelayan yang mau menjual ikan hasil tangkapannya kepada TPI. Dalam kegiatan pelatihan kelompok nelayan Desa Ujunggebang hadir juga dari UPTD Perikanan Ujunggebang Kecamatan Sukra Hendra Purnama,Amd sekaligus sebagai narasumber pada kegiatan pelatihan kelompok nelayan bertempat diaula kantor Pemerintah Desa Ujunggebang. Senin (9/12). Tujuan diadakannya pelatihan kelompok nelayan salah satunya adalah memberikan pengetahuan kepada para nelayan agar bagaimana cara memperlakukan hasil tangkapannya sebelum dijual,karena selama ini warga nelayan tidak punya dan tidak mengetahui ikan hasil tangkapannya supaya tetap pres dan nilai jualnya lebih baik. Desa Ujunggebang ditahun 2019 mendapat juara ke I lomba Desa tingkat Kabupaten Indramayu dan juara ke III tingkat Provinsi Jawa Barat. H.Kusnato,SE adalah sosok pemimpin yang Arif,bijaksana,Tegas dan penuh tanggungjawab dalam menjalankan tugasnya,Desa Ujunggebang ini sejak H.Kusnato,SE masuk dan menjabat Kuwu Desa Ujunggebang ini adalah desa yang masuk dalam katagori desa tertinggal di Kabupaten Indramayu dan sekarang sudah menjadi desa maju keberhasilan ini berkat kerja sama dan partisipasi Masyarakat,BPD,LPMD, perangkat desa dan juga Karang Taruna Desa Ujunggebang,mudah-mudahan ditahun 2020 Desa Ujunggebang menjadi Desa Mandiri. Hendra Purnama,Amd UPTD Perikanan Ujunggebang Kecamatan Sukra saat ditemui wartawan BN menyampaikan terkait program pemberdayaan masyarakat pada acara pelatihan kelompok nelayan Desa Ujunggebang, kegiatan pelatihan kelompok nelayan dan pemberian bantuan 40 buah Cool box untuk para warga nelayan yang mau menjual ikan hasil tangkapannya kepada TPI dan semuanya dibiayai dari APBDES. Tujuan diadakan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan kepada warga nelayan baik tentang menjaga kwalitas ikan hasil tangkapannya yang akan dijual kepada TPI dan tentang harga jual ikan. Kepada warga nelayan yang mempunyai kartu asuransi yang masa berlakunya sudah mohon segera diperpanjang dan untuk warga nelayan yang belum mempunyai Kartu Asuransi diharapkan sesegera mungkin untuk membuatnya. ( Runata )

PERSIAPAN MENYAMBUT MUSKERCAB DPC GARDA SILIWANGI KABUPATEN INDRAMAYU JABAR.

Indramayu, BN- Program kerja organisasi adalah agenda kegiatan organisasi yang tersusun dalam rentang waktu tertentu dengan tahapan proses yang jelas untuk mencapai suatu tujuan. Salah satu ciri organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki program kerja yang jelas. Program kerja dibuat bukan hanya sekedar untuk kelengkapan administrasi ,namun harus berupaya dijalankan dan direalisasikan,berdisiplin pada program kerja yang baik. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda Siliwangi Indramayu Sarkum,mengadakan pertemuan semua jajaran pengurus DPC/DPAC se Kabupaten Indramayu dikantor sekretariat DPC Garda Siliwangi Dusun Kedungdawa, Desa Sukra Wetan , Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu . Agenda pertemuan ini yaitu membahas tentang persiapan dan penyusunan program kerja DPC Garda Siliwangi Indramayu dan selanjutnya hasil pertemuan sekarang ini semua program kerja yang telah kita sepakati bersama untuk segera dibahas lebih lanjut pada Musyawarah Kerja Cabang ( MUSKERCAB) DPC Garda Siliwangi yaitu pada hari sabtu tanggal 30 November 2019 dan akan dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP ) Garda Siliwangi Jawa Barat Drs.H.RD.Moch.Yayat Sudaryat beserta jajaran pengurusnya,tutur Sarkum pada wartawan BN setelah memimpin rapat koordinasi. (24/11). Selanjutnya Dahari selaku Dewan Penasehat DPC Garda Siliwangi Indramayu menyampaikan kepada wartawan BN, berharap kepada jajaran pengurus baik DPC/DPAC agar memahami tugas dan fungsi jabatan yang diberikan kepada kita semua,kerja sama yang baik,gotong royong itu yang saya harapkan, dan semuanya tidak terlepas dari Visi dan Misi Garda Siliwangi, NKRI harga mati. (Runata).